Rabu, 10 September 2025 / 12 Rabiul Awal 1447 H

Hari Rabu pagi, suasana di sekolah terasa berbeda. Ruangan dipenuhi senyum dan semangat siswa-siswi yang berkumpul untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H. Acara ini menjadi momen spesial untuk mengingat kembali kelahiran pemimpin agung yang membawa cahaya Islam ke seluruh penjuru dunia.


Acara dibuka dengan lantunan shalawat yang menenangkan hati. Setelah itu, tausiah disampaikan oleh ustaz yang mengingatkan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW. Dengan gaya bercerita yang hangat, beliau mengajak para siswa untuk mencontoh sifat jujur, sabar, dan penuh kasih sayang yang dimiliki Nabi Muhammad SAW.

Tak hanya tausiah, kebersamaan juga semakin terasa saat siswa-siswi ikut larut dalam doa dan mendengarkan pesan-pesan kebaikan. Banyak yang mencatat, ada juga yang mengangguk paham, tanda ilmu yang disampaikan benar-benar masuk ke hati.

Bagi para siswa, peringatan Maulid Nabi bukan hanya tentang mengenang sejarah, tapi juga menjadi pengingat untuk memperbaiki diri. Rasulullah adalah teladan dalam segala hal, mulai dari berkata jujur, berbuat adil, hingga menghormati sesama.

Seperti yang disampaikan ustaz, "Kalau kita ingin dicintai Allah, salah satu jalannya adalah dengan mencintai Rasulullah dan meneladani akhlaknya." Pesan ini menjadi pegangan penting bagi generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter baik.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di sekolah tahun ini berjalan sederhana namun penuh makna. Semoga semangat cinta kepada Rasulullah SAW selalu tumbuh di hati para siswa, dan menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari.